Selasa, 14 Januari 2014

PEMBELANJAAN

Pembembelanjaan perusahaan memiliki tujuan, yaitu:
a.     Mendapatkan atau menaikkan tambahan dana perusahaan
b.     Menggunakan dana secara efisien
c.      Mendistribusikan laba perusahaan kepada yang berhak
Penggunaan dana digolongkan menjadi:
1.     Penggunaan dana dalam  jangka pendek : kas, surat – surat berharga, piutang, dan persediaan
2.     Penggunaan dana dalam jangka panjang : investasiaktiva tetap termasuk tanah, bangunan dan peralatan
Rentabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh pendapatan dari sejumlah modal yang dipergunakan. Rentabilitas dapat di hitung melalui rumus:
Rentabilitas (RE) =  x 100%
Faktor penyebab penurunan / peningkatan rentabilitas ekonomis perusahaan:
1.     Usaha yang dipilih
2.     Pengalaman perusahaan itu sendiri atau pesaing
3.     Manajemen usaha
4.     Kesempatan yang ada
Perusahaan akan menanggung kerugian apabila:
-         Adanya kas tunai yang menganggur karena melebihi kapasitas yang dibutuhkan
-         Adanya biaya modal yang harus dibayar jika dana yang diperoleh perusahaan berasal dari pinjaman suatu bank
-         Dana yang menganggur sebenarnya dapat dialokasikan pada kegiatan yang lebih produktif
-         Merusak nama perusahaan di mata para kreditur bank
Aliran kas menunjukkan penerimaan dan pengeluaran kas sehari – hari.
Pertimbangan suatu perusahaan melaksanakan penjulan kredit tergantung pada beberapa faktor berikut:
1.     Kebijaksanaan perusahaan mengenai berapa prosen dari total penjualan perusahaan yang menggunakan kredit
2.     Syarat pembayaran dimana ada batas waktu tertentu yang mendapat potongan tunai
3.     Kebiasaan langganan dalam melakukan pembayaran
Perputaran piutang dapat dicari dengan menggunakan rumus:
1.     Piutang rata – rata =      
2.     Perputaran piutang         =      

Pengelolaan persediaan mempunyai arti penting karena berhubungan dengan volume penjualan perusahaan dan akhirnya nanti juga mempengaruhi pencapaian laba perusahaan.
Pengelolaan persediaan yang salah dapat mengakibatkan masalah yang fatal, yaitu:
1.     Beban bunga yang tinggi karena jika dana yang dipakai merupakan dana kredit dari bank
2.     Biaya penyimpanan yang tinggi seiring dengan semakin besarnya barang yang disimpan
3.     Biaya penyimpanan akan memberikan dampak bertambahnya biaya pemeliharaan yang besar juga
4.     Menanggung beban resiko kerusakan makin besar kalo penyimpanan barang persediaan juga besar
5.     Menanggung beban penurunan kualitas terhadap barang persediaan yang kurang tahan lama atau cepat rusak
Dampak negative kesalahan pengelolaan :
1.     Mengganggu kelancaran proses produksi
2.     Terjadinya kapasitas – kapasitas mesin yang menganggur
3.     Beralihnya langganan ke perusahaan yang lain
Penggunaan dana jangka panjang berarti mempertimbangkan jumlah uang yang tertanam pada aktiva tetap.
Penilaian uang dapat diperhitungkan dengan dua konsep:
1.     Nilai uang sekarang ( present value )
Adalah nilai uang pada awal periode penilaian dari sejumlah uang pada akhir periode dengan tingkat periode tertentu
2.     Nilai uang majemuk ( compound value )
Adalah nilai hasil pengumpulan uang awal periode penilaian di masa yang akan datang dengan jumlah bunga yang diterima selama periode tersebut
Investasi aktiva tetap dan penilaiannya
Aktiva tetap dibagi menjadi 3 bagian yaitu:
1.     Tanah
Yaitu bentuk aktiva tetap yang merupakan kekayaan perusahaan yang mempunyai jangka waktu penggunaannya tidak terbilang karena nilainya tidak menyusut atau relative tepat waktu ke waktu
2.     Bangunan
Yaitu kekayaan aktiva tetap yang dimiliki perusahaan untuk memperlancar kegiatan manajerial maupun operasional perusahaan
3.     Peralatan dan mesin
Aktiva tetap ini sangat berperan dalam prses produksi karena secara langsung mempengaruhi laba perusahaan
Penilaian / analisis yang dilakukan perusahaan dapat memakai cara:
a.     Metode net present value
b.     Metode internal rate of return
c.      Metode profitability indeks
d.     Metode pay back period
e.      Metode average of return

Kesimpulan:
Pembelanjaan adalah suatu kegiatan yang bertujuan mendapatkan suatu barang ataupun jasa dengan cara membelinya. Pembelanjaan merupakan salah satu fungsi perusahaan selain personalia , pemasaran dan produksi. Penuruna maupun penungkatan rentabilitas ekonomis perusahaan terjadi karena bidang usaha yang dipilih perusahaan, adanya pengalaman yang didapat selamamengembangkan usaha, manajemen usaha, kesempatan yang ada,. Kas

PERSONALIA

PENGERTIAN MANAJEMEN PERSONALIA
Manajemen personalia adalah perencanaan, perorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dari pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemutusan hubungan kerja karyawan dengan maksud mencapai tujuan individu karyawan, perusahaan, organisasi, atau masyarakat.

MANAJEMEN DAN ORGANISASI

DEFINISI MANAJEMEN
1.      Menurut Dr. SP. Siagian dalam buku “Filsafat Administrasi” Management dapat didefinisikan sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui oranglain.
2.      Menurut Prof. Dr. H. Arifin Abdulrachman dalam buku “Kerangka Pokok-Pokok Management” diartikan sebagai
·        kegiatan-kegiatan/aktivitas-aktivitas,
·        proses, yakni kegiatan dalam rentetan urutan-urutan,
·        insitut/orang-orang yang melakukan kegiatan atau proses  kegiatan.
3.      Menurut Ordway Tead yang disadur oleh Drs. HE. Rosyidi dalam buku “Organisasi dan Management “ mendefinisikan proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukkan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.
4.      Menurut Marry Parker Follet, manajemen adalah sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui oranglain.
5.      Menurut James A.F. Stonner manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan.
6.      Menurut Drs. Oey Liang Lee manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
7.      Menurut  R. Terry Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.
8.      Menurut Lawrence A. Appley, Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain.
9.      Menurut Horold Koontz dan Cyril O’donnel manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
Manajemen merupakan sarana untuk mencapai tujuan organisasi dengan memanfaatkan alat yang tersedia semaksmimal mungkin. Fungsi manajemen dibagi menjadi 5, yaitu:
a.    Planning, yaitu suatu fungsi pemilihan alternatif untuk mengambil keputusan
b.   Organizing, memiliki fungsi menentukan macam kegiatan beserta jumlah kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan maupun pengelompokkan kegiatan – kegiatan. 4 bagian penting dalam organizing yaitu staffing, delegation of author, departementasi, personalia
c.    Directing, adalah kegiatan yang khusus ditujukan  untuk mengatasi dan mengarahkan bawahan  
d.   Coordinating,  adalah fungsi yang harus dilaksanakan seorang manajer agar terdapat suatu komunikasi  atau kesesuaian dari berbagai kepentingan dan perbedaan kegiatan
e.    Controlling, yaitu fungsi terakhir yang akan dilakukan manajer guna melengkapi fungsi yang sudah dilakukan dahulu
Fungsi pengawasan ( controlling ) memiliki 3 kegiatan yang wajib dilakukan:
1.    Menetapkan standart yang dipakai
2.    Membandingkan pelaksaan kegiatan dengan standart
3.    Melakukan koreksi
ORGANISASI DAN PERILAKU KEORGANISASIAN
Definisi dan arti Organisasi menurut para ahli:

Menurut Stoner Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

Menurut James D. Mooney Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

Menurut Chester I. Bernard Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikan “organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.”

Drs. Malayu S.P Hasibuan mengatakan “organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.”

Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakan “organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

James D Mooney berpendapat bahwa “Organization is the form of every human, association for the assignment of common purpose” atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian suatu tujuan bersama.

Chester L Bernard (1938) mengatakan bahwa “Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih ( Define organization as a system of cooperative of two or more persons) yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sama.

Paul Preston dan Thomas Zimmerer mengatakan bahwa “Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.” (Organization is a collection people, arranged into groups, working together to achieve some common objectives).
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa organisasi mencakup 3 elemen pokok:
1.    Interaksi manusia
2.    Kegiatan yang mengarah pada tujuan
3.    Struktur organisasi itu sendiri
POLA ORGANISASI
1.     Organisasi Formal, yaitu organisasi yang dibentuk secara sadar dan mempunyai tujuan tertentu
2.    Organisasi Informal, yaitu organisasi yang tidak terlihat tetapi tetap mengikuti peradaban organisasi formal
STRUKTUR ORGANISASI’
Berdasarkan 3 komponen organisasi:
1.    Interaksi kemanusiaan
2.    Kegiatan yang terarah ke tujuan
3.    Struktur
Bentuk struktur organisasi dapat dibagi menjadi 6 golongan, yaitu:
1.    Organisasi Lini, yaitu bentuk organisasi yang didalamnya terdapat garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dan bawahan
2.    Organisasi Fungsional, yaitu suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi ke kepala bagian yang punya jabatan fungsional
3.    Organisasi Lini dan Staff, yaitu suatu bentuk organisasi dimana pelimpahan wewenang berlangsung secara vertical dan sepenuhnya dari pucuk pimpinan ke kepala bagian dibawahnya
4.    Organisasi Fungsional dan Lini,  yaitu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi ke kepala bagian dibawahnya yang memiliki keahlian tertentu
5.    Organisasi Matrik,  yaitu organisasi dimana penggunaan struktur organisasi menunjukkan dimana para spesialis yang mempunyai keterampilan di masing – masing bagian dari kegiatan
6.    Organisasi Komite,  yaitu bentuk organisasi yang tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh sekelompok penjabat.
PERILAKU KEORGANISASIAN, merupakan pemahaman tentang bagaimana dan mengapa orang berperilaku dalam organisasi kerja.



Kesimpulan:
Manajemen adalah suatu proses perencanaan atau penataan yang bertujuan untuk tujuan akan masa yang akan datang. Manajemen merupakan suatu sarana untuk mencapai tujuan organisasi dengan memanfaatkan alat yang tersedia. Fungsi manajemen meliputi planning (perencanaan), organizing ( pengorganisasian), directing ( pengarahan), koordinasi, controlling (pengawasan),


Organisasi adalah sekumpulan individu yang membentuk suatu kelompok untuk mencapai tujuan tertentu. Organisasi merupakan salah satu saran a untuk mencapai tujuan perusahaan melalui pelaksaan fungsi – fungsi manajemen. Struktur organisasi yang dibentuk akan selalu berdasarkan pada komponen – komponen yaitu interaksi kemanusiaan, kegiatan yang terarah ke tujuan, dan struktur. Di samping komponen – komponen organisasi itu struktur organisasi harus member penjelasan bagaimana pembagian kekuasaan dan bagaimana tanggungjawabnya.  

PERUSAHAAN DAN RUANG LINGKUP EKONOMI

Berdasarkan perkembangan evolusi manusia, yaitu sebelum mengenal perusahaan atau yang lebih kita kenal dengan sebutan kegiatan pasar modern, di zaman primitif itu sendiri sudah mengenal adanya kegiatan perekonomian. Pada zaman dahulu kala, manusia mempertahankan hidupnya dengan bercocok

Ekonomi Global Bergejolak, Waspada Inflasi Melonjak




Seperti yang dikatakan kompas.com, ekonomi global dibayangi oleh inflasi yang mengejolak. Inflasi adalah suatu penurunan nilai mata uang di dalam negeri atau suatu gejala peningkatan harga – harga barang. Faktor –

CARA MEMPERTAHANKAN SUATU DAERAH DI DALAM NEGARA INDONESIA



·          Penyebab suatu daerah memisahkan diri

Bila dicermati adanya gerakan pemisahan diri sebenarnya sering tidak berangkat dari idealisme untuk berdiri sendiri akibat dari ketidak puasan yang mendasar dari perlakuan pemerintah terhadap wilayah atau kelompok minoritas seperti masalah otonomi daerah, keadilan sosial, keseimbangan pembangunan, pemerataan dan hal-hal yang sejenis. Kekhawatiran tentang perpecahan (disintegrasi) bangsa di tanah air dewasa ini yang dapat digambarkan sebagai penuh konflik dan pertikaian, gelombang reformasi yang tengah berjalan menimbulkan berbagai kecenderungan dan realitas baru.  Segala hal yang terkait dengan Orde Baru termasuk format politik dan paradigmanya dihujat dan dibongkar. Bermunculan pula aliansi ideologi dan

Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis


1.    BENTURAN DENGAN KEPENTINGAN MASYARAKAT
Proses produksi seringkali menyebabkan benturan kepentingan (masyarakat dengan perusahaan). Benturan ini terjadi kerap kali karena perusahaan menimbulkan polusi.

Klasifikasi Aspek Pendorong Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan di tuntut untuk mengindahkan etika bisnis. Hal-hal pendorong dilaksanakannya etika bisnis :
a.    Dorongan dari pihak luar, dari lingkungan masyarakat.
b.    Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri, sisi humanisme pebisnis yang melibatkan rasa, karsa, dan karya yang ikut mendorong diciptakannya etika bisnis yang baik dan jujur.